Berita

Deklarasi Dan Pelantikan Pengurus DPP Pomparan Si Raja Oloan 16 Maret 2014

Ditulis tanggal 19 March 2014 | Oleh : | Kategori : Berita | 0 Komentar

KETURUNAN keluarga Si Raja Oloan (SRO) yang terdiri dari marga Naibaho, Sihotang, Bakkara, Sinambela, Sihite, dan Manullang secara resmi membentuk ormas SRO yang diresmikan dalam acara deklarasi. Pendeklarasikan yang dihadiri ribuan pomparan (keturunan, Red) SRO dari seluruh Indonesia itu juga sekaligus menggelar pelantikan pengurus DPP SRO yang diketuai Brigjen (Purn) Tarida Sinambela, Sekum Ir Lintong Bakkara dan Bendahara Umum Rudolf Naibaho, SE, MM Pengurus DPP SRO ini dilantik Ketua Dewan Pembina Mayjen TNI (Purn) Dr Joy K Sihotang, Msc didampingi Ketua Penasehat Prof.DR. KP. Tarnama Sinambela Kusumo Negoro dengan cara pelantikan penyerahan pataka.

Joy mengatakan pendeklarasian dan pelantikan DPP SRO ini sesuai dengan SK No. SKEP:O1/SK/III/2014 berdasarkan kesepakatan keluarga besar Pomparan SRO. Kepengurusan DPP SRO ini terhitung sejak 16 Maret 2014 hingga 16 Maret 2019. ”Tujuan organisasi SRO, disamping menghimpun keluarga besar SRO, juga untuk mentransformasi nilai budaya Kebatakan dan jati diri, terutama generasi muda. Juga untuk menyiapkan generasi muda SRO agar memiliki pengalaman audiovisual dalam memaknai zaman,” urai Joy di acara yang digelar di gedung Sport Mall Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (16/3).

Menurutnya juga, organisasi ini juga untuk mengembangkan solidaritas yang inklusif diantara sesepuh dengan para generasi muda dalam kaitannya dengan tata dunia pendidikan, lapangan pekerjaan, religi, kebangsaan dan lain lain. ”Organisasi SRO sebagai tempat untuk bersatu yang saling menyayangi, membimbing dan melahirkan pemimpin ditengah masyarakat luas,” pungkas Joy.

Sementara itu, masih di lokasi yang sama Ketum DPP SRO, Tarida Sinambela mengatakan sebagai salah satu simpul komunitas orang Batak yang entitasnya terus dinamis dan membahana. Apalagi di tengah pergumulan arus deras globalisasi, keturunan SRO harus tetap eksis, produktif , signifikan secara internal , dan relevan secara eksternal.

Sumber : indopos.co.id (18 Maret 2014)


Beri Komentar