Berita

Opera Batak Arga Do Bona Ni Pinasa

Ditulis tanggal 24 August 2012 | Oleh : | Kategori : Berita | 1 Komentar

Opera Batak Arga Do Bona Ni Pinasa 1 sampai 2 September 2012, Plenary Hall, Jakarta Convention Center

Arga do bona ni pinasa adalah sebuah opera budaya yang dengan untaian dan panduan lagu music dan tari dan gerakan-gerakan lain di atas pentas, mengisahkan perjalanan seorang pemuda daerah yang tidak dapat menghayati keindahan tanah kelahirannya, malah sebaliknya dia merasa jenuh dan rendah diri dengan keadaan alam, tata kehidupan dan budaya daerah asalnya karena dianggap inferior terhadap kehebatan alam, teknologi dan budaya negeri-negeri orang yang sebenarnya belom pernah dia lihat, tapi hanya dia dengar dari cerita-cerita orang ataupun membaca di surat kabar dan majalah-majalah. Lalu dia pergi merantau melangang buana ke segala penjuru dunia, dan di perantauannya itulah dia baru sadar bahwa seindah-indah negeri orang kampong halaman sendirilah yang terindah (east or west, home is the best). Lalu dia pulang kampung dan dengan kacamata pengalamannya dan kesadaran baru dia melakukan perjalanan dari desa ke desa untuk menikmati dan meresapi segala keindahan dan kebahagiaan yang dipancarkan oleh keluhuran dan keaslian alam, tata kehidupan dan seni budaya ethnic yang selama ini tidak dilihat, tidak disadari atau dimengertinya.

Opera Batak Arga Do Bona ni Pinasa-sirajaoloan

Opera ini selain sebagai tontonan/ hiburan berperan pula sebagai sarana untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan unsur-unsur seni budaya daerah serta diharapkan bisa menggelitik dan memupuk kecintaan, kerinduan dan kebanggan masyarakat terhadap tanah airnya. Atas dasar kecintaan, kerinduan dan kebanggaan masyarakat ini diharapkan respons serta partisipasi mereka akan semakin positif terhadap ajakan-ajakan ataupun himbauan-himbauan untuk berperan aktif didalam langkah-langkah dan gerakan-gerakan pembangunan daerah.

Opera ini pernah dimainkan :

Medan pada tahun 1969

Istora Senayan pada tahun 1972 untuk menghibur RAPIM ABRI dan masyarakat di Istora Senayan selama 5 hari

Open Air di Parapat :
Menghibur Prince Bernard (Belanda) 1973
Menghibur Raja Baudouin dan Ratu (Belgia) 1974
Menghibur Lee Kuan Yew ( PM Singapura) 1975

Meraih Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI)

Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI)
no. 933/R.MURI/VII/2003 atas prestasi pencipta cerita
dan sutradara pertunjukan operet Arga Do Bona Ni Pinasa
dengan artis pendukung terbanyak , sebanyak
232 orang pada waktu dan tempat yg sama, pada saat
Pesta Rakyat Danau Toba

Tiket tersedia di

RAJAKARCIS.COM dan

GORGA HOUSE
Komplek Bulog, Blok B-29
Jalan Haji Ten, Kayu Putih
Jakarta 13120

telp. 021-96411681
marketing@argadobonanipinasa.com

Informasi :
Susana (081316882247)

Web : http://www.argadobonanipinasa.com


Trackbacks

Beri Komentar